Bangka Belitung Culture Exhibition Menjadi Acara Penutup Rangkaian Kegiatan G20 di Belitung

0
113

RedBabel-BELITUNG — Setelah dimanjakan dengan kekayaan alam yang dimiliki Pulau Belitung, para tamu delegasi G20 yang belum bertolak ke negara asal, disuguhkan penampilan kebudayaan Belitung yang dikemas dalam rangkaian acara Bangka Belitung Cultural Exhibition bertempat di Pendopo Tanjung Kelayang, Jumat (9/9/2022).

Berdasarkan penuturan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Ridwan Djamaluddin, bahwa salah satu tujuan pihaknya selama perhelatan dunia tersebut dilaksanakan, yakni memperkenalkan kekayaan alam dan memperkuatnya dengan memperkenalkan kekayaan budaya yang ada di Pulau Belitung.

“Tadi kan delegasi ini dari laut, mereka melihat keindahan pulau-pulau kita. Di sana saya selalu menekankan ‘nature’-nya. Nah, di sini kekuatan ‘culture’-nya. Jadi ini mengkombinasikan antara alam dan kebudayaannya,” ujarnya.

Sehingga lewat G20 ini, Pj Gubernur berharap, ini bukanlah dari akhir dari sebuah cerita, melainkan dapat menjadi awalan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Bangka Belitung nyaman, tenang, udaranya bersih, dan lautnya indah.

Untuk mencapai kesuksesan konsep dan tujuan tersebut, Pemerintah Provinsi Kep. Babel mengajak masyarakat untuk terlibat, baik itu dalam hal persiapannya dengan menjaga kebersihan Pulau Belitung, juga dalam hal penampilan kebudayaan, dan ikut serta meramaikan dengan membuka stan-stan untuk menjajakan produk UMKM asli Bangka dan Belitung.

Diacara yang bertema From Babel to The World ini, dibuka dengan penampilan musikalisasi puisi G20 yang dibawakan oleh Diran Janggut, seorang seniman Asal Belitung. Kemudian dilanjutkan dengan fashion show yang menghadirkan batik-batik khas Belitung dengan motif-motifnya yang beragam.

“Saya sangat bangga dengan apa yang sudah diberikan teman-teman di Belitung. Di fashion show tadi, menampilkan batik-batik ecoprint, terus ada motif daun simpor, kantung semar, dan tadi ada yang menggambarkan Rumah Adat Belitung,” ujar Pj Ketua Dekranasda Wilayah Bangka Belitung Sri Utami.

Acara ini ditutup dengan penampilan Tari Kolosal Pendulang Timah, yang mana ini mencerminkan aktivitas masyarakat Belitung pada umumnya. Tak hanya kekayaan sumber daya alam timah saja yang diangkat menjadi sebuah tarian, tetapi juga kekayaan rempah di Pulau Belitung. Lewat Tari Jelajah Pesona Jalur Rempah, disampaikanlah bahwa Belitung merupakan salah satu dari daerah yang ada Indonesia, yang kaya akan rempah-rempah.

Keelokan penampilan para seniman maupun tarian pada acara ini, mampu membuat salah satu delegasi bernama Reynaldo, asal Brazil terkesima. Diketahui, ia hadir sebagai salah satu peserta dari Side Event G20 Seminar Aerospace pada tanggal 8 September 2022.

“It was very fantastic i’ve ever seen here. It’s a wonderful day for me to spend my time here, in the island. The dance, the culture, i saw was great. Itu merupakan hal yang sangat luar biasa yang pernah saya lihat di sini. Di pulau ini, adalah hari yang indah bagi saya untuk menghabiskan waktu. Tarian dan budaya, saya lihat sangat bagus,” ujar Reynaldo.(*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.