PT TIMAH Dukung Warga Sawang Laut Kembangkan Potensi Lokal

Loading

 

RedBabel–KARIMUN —  PT TIMAH (Persero) Tbk terus melakukan upaya kemandirian ekonomi masyarakat di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

PT TIMAH menghadirkan program yang mencakup pemberdayaan ekonomi, dukungan sosial dan keagamaan, hingga bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kalau musim kemarau, masyarakat di Dusun I, terutama RT 03 dan RT 04, memang kewalahan dengan air. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka memanfaatkan sumur bor dari program pemerintah dan PT TIMAH,” ujar Jefrizal.

PT TIMAH juga mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat serta pembangunan fasilitas yang menjadi bagian dari identitas desa, seperti Tugu Simpang Tanjak, kegiatan keagamaan seperti mendukung pelaksanaan MTQ.

Jefrizal menilai berbagai program tersebut mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Kelompok-kelompok warga memperoleh kesempatan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan mereka.

Sementara itu, kelompok budidaya kakap putih dan usaha terasi mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya. Mereka mendapatkan ilmu dan keterampilan baru. Kegiatan ini setidaknya bisa menjadi usaha sampingan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Jefrizal berharap kolaborasi dengan PT TIMAH dapat terus berlanjut sehingga program pemberdayaan semakin sesuai dengan kebutuhan warga dan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa, dan PT TIMAH dapat memperluas dukungan di bidang pendidikan, khususnya melalui program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu hingga jenjang perguruan tinggi.

Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dapat membuka jalan bagi generasi muda desa untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap ada program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya untuk melanjutkan pendidikan hingga tingkat kuliah. Kami ingin anak-anak di desa juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani

Ketua KWT Susilawati mengatakan, keberadaan program pemberdayaan dari PT TIMAH telah membawa perubahan signifikan bagi kelompoknya terutama dalam pengembangan ekonomi kelompok perempuan.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Awalnya kami tidak tahu cara membuat belacan, kemudian PT TIMAH memberikan pelatihan, dan sekarang kami sudah bisa memproduksi sendiri,” ujarnya beberapa waktu lalu.

“Di tempat kami banyak potensi udang rebon, kemudian melalui pembinaan PT TIMAH bersama Pokdakan untuk mengolahnya menjadi terasi. Sekarang sudah jadi produk yang bisa dijual,” katanya.

Tak hanya memberikan pelatihan, PT TIMAH juga mendukung sarana dan prasarana produksi. Mulai dari pembangunan rumah produksi, bantuan alat, hingga mesin untuk pembuatan terasi.(*HumasPTTIMAH/RB)

About The Author

Pos terkait