![]()
RedBabel-BANGKA — Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB), Reva Yaby (NIM 3012411180) dari Jurusan Akuntansi, mengikuti forum Internasional Asia World Muslim Summit 2026 yang mempertemukan pemuda Muslim dari berbagai negara untuk membahas kepemimpinan, kolaborasi global, serta berbagai isu internasional.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh STUDEC International tersebut berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, berlangsung pada tanggal 28 Februari – 6 Maret 2026 dan 4 hari secara offline. Forum ini mengangkat tema pemberdayaan pemuda Muslim dan kepemimpinan global dengan fokus pada penguatan keterampilan, inovasi, serta nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan global.
.jpeg)
Reva mengatakan dirinya mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial dan jaringan komunitas kepemudaan yang membagikan informasi terkait program internasional bagi mahasiswa. Setelah mendaftar, ia mengikuti sejumlah tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu peserta yang mewakili Indonesia.
Dalam forum diskusi, Reva turut mengangkat persoalan pertambangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang hingga kini masih menjadi isu krusial, baik dari sisi lingkungan maupun sosial. Ia menilai sebagian pemuda di daerah masih memiliki pandangan yang cenderung pragmatis terhadap sektor pertambangan, dengan lebih menitikberatkan pada manfaat ekonomi jangka pendek tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan keberlanjutan daerah.
Selain menyampaikan pandangan tersebut, Reva juga mempresentasikan hasil diskusi kelompok yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan. Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar pemuda lintas negara dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Forum ini menjadi ruang dialog bagi pemuda Muslim dari berbagai negara untuk bertukar perspektif serta merumuskan gagasan terkait kepemimpinan, inovasi, dan kerja sama global di kalangan generasi muda.
Partisipasi dalam forum internasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan Universitas Bangka Belitung di tingkat global serta memperluas jejaring dengan pemuda dari berbagai negara.
Melalui keikutsertaannya dalam Asia World Muslim Summit 2026, Reva berharap pengalaman yang diperoleh dapat memperkaya wawasan kepemimpinan dan memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi berbagai isu global di masa depan. (Humas UBB)
