Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi 3 T di Acara Sandi

0
51

RedBabel- PANGKALPINANG – Pandemi Covid-19 yang tengah melanda menimbulkan kemerosotan ekonomi. Di samping menjaga kesehatan masyarakat, pemerintah juga dituntut untuk meningkatkan perekonomian.

Kepala daerah harus membuat kebijakan yang baik guna menekankan angka penyebaran virus, dan juga menaikan angka perekonomian, sehingga walaupun di tengah pandemi, geliat kehidupan masyarakat tetap berjalan.

Sebagai pengambil kebijakan tertinggi di Babel, Gubernur Erzaldi melakukan beberapa kiat hingga membawa Babel meraih predikat terbaik kedua secara nasional dalam penanganan dan pemulihan pandemi Covid-19. 

Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang ekosistem kesehatan namun juga, titik vital ekonomi Indonesia. Banyak sektor perekonomian terdampak sebagai imbas dari pembatasan sosial demi memutus mata rantai virus mematikan ini.

Bersama gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta beberapa travel agent di Indonesia juga menjadi narasumber dalam gelar wicara ‘Kata Sandi”, gubernur Erzaldi diundang sebagai narasumber dalam acara Sandiaga Uno dengan tajuk ‘Kata Sandi’.

Pada program gelar wicara TV nasional, tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan bahwa kesehatan masyarakat Babel merupakan prioritas selain tetap memikirkan ekonomi Babel agar tidak merosot pada masa pandemi hingga memasuki era tatanan kehidupan baru dimulai dengan membuka kembali sektor pariwisata.

Gubernur Erzaldi mengaku bahwa, Babel dipercaya menjadi salah satu dari empat provinsi yang mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk membuka kembali sektor pariwisatanya berdasarkan catatan penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Babel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen Se-Indonesia, Mantap!

“Ketika kami dikumpulkan oleh presiden memasuki era new normal, kami diminta mengambil kebijakan yang berpihak pada masyarakat dengan tetap membaca situasi,” ungkap Gubernur Erzaldi. 

Yakin bahwa Babel harus bangkit dari pandemi, bersama Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel, Gubernur Erzaldi sepakat untuk membuka pariwisata di Babel berdasarkan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat.

“Walaupun demikian, kesehatan masyarakat adalah hal utama yang diperhatikan dengan seksama sesuai protokol kesehatan,” tegasnya. 

Hal ini sudah ditunjukkan dengan sikap Gubernur Erzaldi saat Covid-19 mulai menyebar di Indonesia sehingga, membuat Babel menjadi provinsi pertama yang membatasi jadwal penerbangan dan kapal satu kali sehari.

“Kebijakan kami bukan try and error, tetapi tetap tujuan utamanya menyelamatkan masyarakat menjadi sehat, kuat, dan ekonomi bangkit sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya. 

“Tiga T” (tracking, trusting, treatment) melalui aplikasi yang dibuat oleh putra daerah Babel merupakan salah satu kiat yang dilakukan Gubernur Erzaldi untuk menyelamatkan masyarakat Babel. 

Selain itu, pada masa sulit ini sesuai data dari Dinas KUKM Babel, pelaku UMKM di Babel justru bertambah saat pandemi. Hal ini dikarenakan kolaborasi dan dorongan pemerintah Babel bersama berbagai kalangan untuk membuka peluang usaha karena pelaku UMKM baru ini merupakan masyarakat yang terdampak dari pemutusan hubungan kerja karena pandemi. (*Rb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.